blog-post-image
Wujudkan Desa Bebas BABS, LKC Dompet Dhuafa Bangun Kolaborasi Lintas Sektor Melalui FGD Kampung Sehati

Timor Tengah Selatan – Dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dan mempercepat terwujudnya lingkungan yang bersih, Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar Focus Group Discussion (FGD) lintas sektor di Kantor Desa Mnelaanen, Kecamatan Amanuban Timur, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Selasa (23/6).



Pertemuan strategis ini memfokuskan pembahasan pada komitmen bersama terkait gerakan Stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS), pemanfaatan jamban sehat, serta pemenuhan akses air bersih bagi warga setempat.

Kegiatan FGD ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan kunci di wilayah Amanuban Timur, di antaranya Camat Amanuban Timur, Kapolsek Amanuban Timur, Kepala Puskesmas Oe’Ekam, Sekretaris Desa Mnelaanen, Ketua MUI Amanuban Timur, Ketua BPD, Ketua PKK, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta perwakilan calon penerima manfaat yang belum memiliki fasilitas jamban sehat.

FGD ini berfungsi sebagai ruang diskusi interaktif bagi seluruh lintas sektor untuk memetakan masalah, tantangan, dan kendala sanitasi di lapangan, sekaligus merumuskan solusi bersama yang adaptif demi mendongkrak kualitas kesehatan masyarakat. Selain itu, momentum ini dimanfaatkan untuk mengenalkan portofolio kelembagaan serta menjajaki peluang ko-kreasi program.



Kepala LKC Dompet Dhuafa NTT, Ummi Kalsum Muhammad, menegaskan bahwa intervensi sanitasi tidak dapat bertumpu pada satu lembaga saja, melainkan membutuhkan kerja bersama yang terintegrasi melalui Program Tematik Kampung Sehati.

“Kami memperkenalkan Program Tematik Kampung Sehati serta memaparkan berbagai rencana aksi nyata yang akan diimplementasikan di Desa Mnelaanen ke depan. Kami sangat menekankan bahwa keterlibatan dan kolaborasi aktif dari seluruh elemen, mulai dari pemerintah, aparat keamanan, otoritas kesehatan, hingga tokoh masyarakat, menjadi kunci utama bagi keberlanjutan program ini di lapangan,” ujar Ummi Kalsum.

Kehadiran Program Tematik Kampung Sehati ini mendapatkan sambutan hangat dan dukungan penuh dari para pemangku kebijakan setempat. Mulai dari jajaran pimpinan kecamatan, kepolisian sektor, hingga puskesmas menyatakan kesiapannya untuk mengawal jalannya program secara berkelanjutan.

Pihak Kecamatan Amanuban Timur bersama Puskesmas Oe’ekam dan Aparat Desa Mnelaanen berkomitmen penuh untuk bersinergi dengan LKC Dompet Dhuafa NTT dalam memantau perkembangan perilaku higienitas warga dari hulu ke hilir.

Melalui konsensus dan komitmen bersama yang lahir dari FGD ini, Desa Mnelaanen ditargetkan dapat melakukan lompatan besar dalam perbaikan sanitasi lingkungan, mempercepat perubahan perilaku masyarakat, dan bergerak mantap menuju status sebagai Desa Bebas Buang Air Besar Sembarangan atau Open Defecation Free (ODF) yang mandiri.

Oleh Budi S - 3 Jul 2026 - 00:00:00