Kampung Sehati
LKC Dompet Dhuafa Raih Penghargaan Program Sehati, 96 Jamban Sehat Dorong Percepatan Stop BABS di Tasikmalaya
LKCDOMPETDHUAFA.ORG, Tasikmalaya – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa Jawa Barat menghadiri agenda penerimaan sertifikat penghargaan atas kolaborasinya dalam Program Kampung Sehat Sanitasi (Sehati) yang berlokasi di Kelurahan Karsamenak, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya pada hari Rabu, 11 Februari 2026.
.jpg)
Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas komitmen LKC Dompet Dhuafa Jawa Barat dalam melakukan intervensi kesehatan lingkungan, khususnya dalam peningkatan akses sanitasi layak serta percepatan program Stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS).
Sepanjang periode Juli hingga Desember 2025, LKC Dompet Dhuafa Jawa Barat telah menyalurkan stimulan pembangunan 96 unit jamban sehat bagi 96 Kepala Keluarga (KK) di Kelurahan Karsamenak. Program ini dirancang sebagai langkah strategis untuk memperkuat perubahan perilaku hidup bersih dan sehat sekaligus menurunkan risiko penyakit berbasis lingkungan.

Kepala Puskesmas Kawalu, dr. Budy Nugraha, M.M.Kes, menyampaikan apresiasinya atas kontribusi tersebut.
“Kami menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada LKC Dompet Dhuafa Jawa Barat atas dukungan dan kontribusinya dalam Program Kampung Sehati melalui stimulan 96 unit jamban sehat di Kelurahan Karsamenak tahun 2025. Bantuan ini merupakan langkah nyata dalam meningkatkan akses sanitasi layak bagi masyarakat serta mendukung percepatan Stop BABS dan peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Semoga kolaborasi ini terus terjalin dan memberikan manfaat yang berkelanjutan,” ujarnya.
.jpg)
Kepala LKC Dompet Dhuafa Jawa Barat, Filly Muharani, menegaskan bahwa pencapaian ini merupakan hasil sinergi berbagai pihak dalam menghadirkan perubahan yang berdampak langsung pada masyarakat.
“Penghargaan ini adalah bukti bahwa kerja sama lintas sektor antara lembaga sosial, pemerintah, dan masyarakat mampu menghadirkan perubahan signifikan bagi kualitas kesehatan masyarakat. Intervensi akses sanitasi layak dan percepatan Stop BABS menjadi bagian dari komitmen kami dalam memperkuat kesehatan lingkungan secara berkelanjutan,” ujar Filly Muharani.
Kolaborasi ini menegaskan pentingnya pendekatan terpadu dalam pembangunan kesehatan berbasis masyarakat. Dengan dukungan berkelanjutan dari berbagai pihak, program sanitasi layak diharapkan mampu mempercepat terwujudnya lingkungan yang lebih sehat, aman, dan bermartabat bagi seluruh warga.
Oleh Budi S - 23 Feb 2026 - 00:00:00