Kampung Sehati
LKC Dompet Dhuafa Perluas Program Kampung Sehati di Kelurahan Setiawargi
LKCDOMPETDHUAFA.ORG, Tasikmalaya - Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa Jawa Barat melalui Program Kampung Sehati menyelenggarakan Sosialisasi dan Penandatanganan Komitmen Program Kampung Sehati di Kelurahan Setiawargi, Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya (18/6).

Kegiatan tersebut menjadi langkah awal perluasan wilayah Program Kampung Sehati sekaligus wadah koordinasi dan penyamaan persepsi antar pemangku kepentingan dalam mendukung peningkatan kesehatan lingkungan dan perilaku hidup bersih dan sehat di masyarakat.
Kegiatan dihadiri oleh perwakilan Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya Bidang Kesehatan Lingkungan, Pemerintah Kecamatan Tamansari, Kepala Puskesmas Tamansari, Pemerintah Kelurahan Setiawargi, Satuan Tugas Open Defecation Free (Satgas ODF), serta para Ketua RW se-Kelurahan Setiawargi.
Dalam kegiatan tersebut, tim LKC Dompet Dhuafa Jawa Barat memaparkan gambaran umum Program Kampung Sehati, tujuan program, serta berbagai strategi yang akan dilaksanakan untuk mendukung peningkatan akses sanitasi layak dan perubahan perilaku masyarakat.
Kepala Wilayah LKC Dompet Dhuafa Jawa Barat, Filly Muharani, menyampaikan bahwa sosialisasi menjadi bagian penting dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya sanitasi yang layak.
“Melalui kegiatan sosialisasi ini, kami berharap kesadaran masyarakat mengenai pentingnya sanitasi yang layak dapat semakin meningkat, khususnya bagi masyarakat yang hingga saat ini belum memiliki jamban sehat dan masih melakukan perilaku buang air besar sembarangan,” ujar Filly.
Menurutnya, peningkatan pemahaman diharapkan dapat mendorong masyarakat mulai menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat serta memiliki akses terhadap jamban yang memenuhi standar kesehatan.
“Perubahan perilaku ini menjadi langkah penting dalam mewujudkan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan terbebas dari risiko penyakit akibat sanitasi yang buruk,” tambahnya.
Selain memberikan edukasi, Program Kampung Sehati juga menyalurkan stimulan kepada masyarakat dhuafa yang memiliki komitmen untuk mengubah perilaku menuju kondisi Stop Buang Air Besar Sembarangan atau Stop BABS.
Penanggung Jawab Program Pemberdayaan Kesehatan Masyarakat LKC Dompet Dhuafa Jawa Barat, Alfi, menjelaskan bahwa bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat dalam membangun fasilitas sanitasi yang layak.
“Stimulan diberikan kepada masyarakat yang tergolong dhuafa dan memiliki komitmen untuk mengubah perilaku menuju kondisi Stop BABS. Bantuan ini diharapkan dapat mengurangi kendala masyarakat dalam menyediakan material untuk pembangunan jamban sehat,” ujar Alfi.
Stimulan yang diberikan berupa bahan bangunan, meliputi semen, pasir, besi ukuran delapan, pipa paralon, dan kloset. Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat segera memiliki jamban sehat dan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat secara berkelanjutan.
Rangkaian kegiatan juga diisi dengan penandatanganan komitmen bersama sebagai bentuk dukungan dan kesiapan seluruh pemangku kepentingan dalam mengawal pelaksanaan Program Kampung Sehati di Kelurahan Setiawargi.
Perwakilan Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya turut mengapresiasi perluasan Program Kampung Sehati yang dinilai dapat memperkuat upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas kesehatan lingkungan masyarakat.
Kolaborasi lintas sektor menjadi bagian penting dalam mendorong terwujudnya lingkungan sehat, meningkatkan akses masyarakat terhadap sanitasi layak, serta mempercepat tercapainya kondisi bebas buang air besar sembarangan.
Melalui sosialisasi dan penandatanganan komitmen tersebut, LKC Dompet Dhuafa Jawa Barat bersama Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, Pemerintah Kecamatan Tamansari, Puskesmas Tamansari, Pemerintah Kelurahan Setiawargi, Satgas ODF, dan masyarakat diharapkan dapat membangun sinergi yang kuat dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Kelurahan Setiawargi secara berkelanjutan.
Oleh Budi S - 21 Jun 2026 - 00:00:00