KolaborAksi
LKC Dompet Dhuafa Edukasi Kesehatan Mental Remaja di Subang
LKCDOMPETDHUAFA.ORG, Subang - Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa Jawa Barat melalui Program Kawasan Madaya Subang menggelar edukasi dan pemantauan kesehatan jiwa remaja melalui Gerakan Remaja Peduli Kesehatan Mental (GAUL) di SMP Nurul Ihsan, Desa Cirangkong, Kecamatan Cijambe, Subang, Rabu (14/10/2026).

Mengusung tema “Pengalaman Hidup Didengar: Suara Nyata, Perubahan Nyata”, kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran remaja mengenai pentingnya kesehatan mental serta pencegahan perundungan di lingkungan sekolah.
Kegiatan ini diikuti oleh 44 siswa-siswi dan dihadiri oleh Sekretaris Camat Cijambe, Sekretaris Desa Cirangkong, serta Tim Program Kesehatan Jiwa Puskesmas Cirangkong. Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya membangun lingkungan yang aman, mendukung, dan peduli terhadap kesehatan mental remaja.
Rangkaian kegiatan meliputi tes evaluasi pengetahuan, edukasi interaktif mengenai pencegahan perundungan atau bullying, serta pengenalan Pertolongan Pertama pada Luka Psikologis (P3LP) yang disampaikan oleh Eka dari Tim Kesehatan Jiwa Puskesmas Cirangkong. Para siswa juga mengikuti skrining kesehatan jiwa menggunakan kuesioner Self-Reporting Questionnaire (SRQ) sebagai bagian dari upaya mengenali indikasi masalah kesehatan mental yang memerlukan perhatian lebih lanjut.
Kepala LKC Dompet Dhuafa Jawa Barat, Filly Muharani, menyampaikan bahwa kesehatan mental remaja perlu mendapatkan perhatian bersama melalui edukasi, deteksi dini, dan dukungan lingkungan yang positif.
“Melalui Gerakan Remaja Peduli Kesehatan Mental (GAUL), kami ingin mendorong remaja agar lebih memahami pentingnya kesehatan jiwa, berani menyampaikan apa yang mereka rasakan, serta saling mendukung dalam menghadapi berbagai persoalan. Kami berharap kolaborasi dengan sekolah, pemerintah setempat, dan tenaga kesehatan dapat menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari perundungan,” ungkap Filly.
Sekretaris Camat Cijambe, Candra Agung Setia, turut menekankan pentingnya pendidikan kesehatan mental bagi siswa di lingkungan sekolah.
“Pendidikan kesehatan mental sama pentingnya dengan pendidikan akademik di sekolah. Melalui gerakan ini, kita ingin memastikan anak-anak kita tumbuh di lingkungan yang aman, bebas dari perundungan, serta memiliki empati yang kuat terhadap sesama,” ujarnya.
Melalui program GAUL, LKC Dompet Dhuafa Jawa Barat berharap edukasi dan pemantauan kesehatan jiwa remaja dapat terus berlanjut secara berkala. Sinergi antara sekolah, pemerintah setempat, dan puskesmas diharapkan mampu memperkuat upaya pencegahan perundungan serta mendukung tumbuh kembang remaja yang sehat secara fisik maupun mental.
Oleh Budi S - 22 Okt 2026 - 00:00:00