blog-post-image
LKC Dompet Dhuafa Libatkan Kader Remaja dalam Pelayanan Posyandu di Pidie Jaya

LKCDOMPETDHUAFA.ORG, Pidie Jaya - Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa Aceh melalui Program Recovery Kebencanaan mendorong keterlibatan remaja dalam pelayanan kesehatan masyarakat melalui kegiatan Posyandu di Gampong Meunasah Lhok, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, Minggu (18/10/2026).



Sebanyak 12 kader remaja dari komunitas GSM Meunasah Lhok terlibat aktif dalam kegiatan yang diikuti 35 peserta tersebut. Kegiatan berlangsung melalui berbagai aktivitas, mulai dari senam bersama, edukasi kesehatan sebaya, hingga pendampingan pelayanan Posyandu.

Salah satu inisiatif yang menarik perhatian adalah Senam Penguin yang dirancang sendiri oleh para kader remaja, mulai dari pemilihan lagu hingga penyusunan gerakan. Inisiatif ini menjadi ruang bagi remaja untuk berkreasi sekaligus menciptakan suasana Posyandu yang menyenangkan.

Selain senam, kader remaja menyampaikan edukasi mengenai anemia dan pentingnya konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD). Mereka juga membantu pelayanan Posyandu melalui pembagian tugas, seperti pendaftaran, pengukuran tinggi dan berat badan, pencatatan, serta dokumentasi kegiatan. Kegiatan turut dilengkapi dengan pembagian Kespro Kit dan hadiah berupa wadah berkonsep Isi Piringku sebagai media pengenalan pesan gizi seimbang.

Berbagai aktivitas tersebut menunjukkan bahwa remaja dapat berperan tidak hanya sebagai penerima edukasi, tetapi juga sebagai penggerak promosi kesehatan di lingkungan sekitarnya. Kepala Wilayah LKC Dompet Dhuafa Aceh, Arfan Ramadhan, menegaskan bahwa keterlibatan remaja menjadi bagian penting dalam membangun layanan kesehatan berbasis masyarakat yang berkelanjutan.

“Pemulihan pascabencana bukan hanya tentang memulihkan fasilitas, tetapi juga memperkuat kapasitas dan partisipasi masyarakat. Remaja memiliki potensi besar untuk menjadi penggerak edukasi kesehatan di lingkungannya. Melalui pendampingan dan kolaborasi dengan kader Posyandu serta bidan desa, kami berharap mereka dapat terus berkontribusi dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Arfan.

Salah seorang kader remaja, Naila (16), mengungkapkan bahwa kegiatan ini memberinya pengalaman baru sekaligus meningkatkan kepeduliannya terhadap kesehatan diri dan lingkungan.

“Kegiatan hari ini seru, asyik, dan menyenangkan. Saya belajar banyak hal baru, bertemu teman-teman hebat, dan merasa lebih dekat dengan tujuan untuk menjadi remaja yang bermanfaat,” tuturnya.

Komunitas GSM Meunasah Lhok menjadi wadah bagi para kader remaja untuk belajar, berkolaborasi, dan mengembangkan kegiatan edukasi kesehatan. Melalui Program Recovery Kebencanaan, LKC Dompet Dhuafa Aceh berharap keterlibatan remaja dalam pelayanan Posyandu dapat terus berkembang sehingga mendukung penguatan kapasitas masyarakat dan keberlanjutan layanan kesehatan di wilayah terdampak bencana.

Oleh Budi S - 26 Okt 2026 - 00:00:00