blog-post-image
LKC Dompet Dhuafa Gelar FGD untuk Perkuat Kolaborasi Program Kawasan Sehat di Adonara

LKCDOMPETDHUAFA.ORG, Adonara - Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar Focus Group Discussion (FGD) bersama sejumlah pemangku kepentingan di Kantor Desa Adonara, Rabu (8/7).



Kegiatan tersebut menjadi salah satu rangkaian awal pelaksanaan Program Kawasan Sehat yang bertujuan memperkuat koordinasi lintas sektor sekaligus menggali informasi mengenai kondisi kesehatan masyarakat, tantangan yang dihadapi, serta potensi kolaborasi dalam mendukung keberhasilan program.

FGD dihadiri oleh perwakilan Kecamatan Adonara, Puskesmas Sagu, perangkat desa, Ikatan Bidan Indonesia (IBI), pendamping desa, penyuluh keluarga berencana, kader kesehatan, Kader Pemberdayaan Masyarakat (KPM), Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh agama, serta tokoh masyarakat.

Seluruh peserta berpartisipasi aktif dengan menyampaikan berbagai pandangan berdasarkan tugas, peran, dan pengalaman masing-masing dalam mendampingi masyarakat.



Kepala LKC Dompet Dhuafa NTT, Ummi Kalsum Muhammad, mengatakan FGD menjadi tahapan penting dalam membangun komunikasi dan menyamakan persepsi antarpihak sebelum Program Kawasan Sehat dilaksanakan di tengah masyarakat.

“FGD ini merupakan tahapan penting untuk membangun komunikasi, menyamakan persepsi, serta memperkuat sinergi antarinstansi sebelum Program Kawasan Sehat dilaksanakan di masyarakat,” ujar Ummi.

Menurutnya, keterlibatan berbagai unsur sejak tahap awal diperlukan agar setiap pihak dapat memahami peran dan kontribusinya dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat.

“Melalui forum ini, kami berharap seluruh pihak memiliki pemahaman yang sama mengenai peran masing-masing. Dengan koordinasi dan sinergi yang kuat, pelaksanaan program diharapkan dapat lebih tepat sasaran, berkelanjutan, serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat,” jelasnya.



Para peserta turut menyampaikan berbagai langkah yang sebelumnya telah dilakukan untuk mengatasi permasalahan kesehatan di wilayah tersebut. Pembahasan meliputi program-program yang telah berjalan, tantangan dalam pelaksanaannya, serta peluang penguatan kegiatan melalui kolaborasi lintas sektor. Ummi menambahkan, keberhasilan Program Kawasan Sehat membutuhkan keterlibatan bersama dan tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja.

“Melalui kegiatan ini, telah terbangun komitmen bersama antara LKC Dompet Dhuafa NTT dan seluruh lintas sektor yang hadir untuk mendukung implementasi Program Kawasan Sehat. Kolaborasi menjadi kunci agar berbagai permasalahan kesehatan di masyarakat dapat ditangani secara lebih efektif,” tambah Ummi.

Melalui Program Kawasan Sehat, masyarakat diharapkan tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga terlibat aktif dalam mengenali permasalahan, mengembangkan potensi wilayah, serta melanjutkan berbagai upaya peningkatan kesehatan secara mandiri dan berkelanjutan.

Oleh Budi S - 30 Jul 2026 - 00:00:00