blog-post-image
LKC Dompet Dhuafa Perkuat Deteksi Dini TBC melalui Investigasi Kontak di Kebumen

LKCDOMPETDHUAFA.ORG, Kebumen - Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa Jawa Tengah bersama Puskesmas Pejagoan dan kader Tuberkulosis (TB) melakukan kegiatan investigasi kontak untuk mendukung upaya deteksi dini TBC di Desa Kuwayuhan, Kecamatan Pejagoan, Kabupaten Kebumen. Kegiatan yang berlangsung pada 8-12 September 2026 ini dilakukan dengan mendatangi rumah warga yang memiliki hubungan erat dengan pasien TBC terkonfirmasi.



Melalui pendekatan door to door, tim melakukan skrining gejala TBC terhadap warga yang masuk dalam kategori kontak erat. Sebanyak 85 orang berhasil diperiksa, dengan hasil 61 orang teridentifikasi sebagai terduga TBC dan selanjutnya diarahkan untuk melakukan pemeriksaan lanjutan menggunakan Tes Cepat Molekuler (TCM) di Puskesmas Pejagoan.

Selain melakukan pemeriksaan awal, tim juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai TBC, mulai dari gejala yang perlu diwaspadai seperti batuk berdahak, demam, keringat dingin pada malam hari, hingga penurunan berat badan. Edukasi ini menjadi bagian penting agar masyarakat lebih memahami pentingnya pemeriksaan kesehatan dan tidak menunda pengobatan apabila ditemukan tanda atau keluhan yang mengarah pada TBC.

Kepala LKC Dompet Dhuafa Jawa Tengah, Titi Ngudiati, menyampaikan bahwa investigasi kontak merupakan langkah penting dalam menemukan kasus TBC secara lebih cepat, terutama pada kelompok yang memiliki risiko penularan lebih tinggi.

“Investigasi kontak menjadi langkah penting untuk menemukan kasus TBC sedini mungkin, terutama pada orang-orang yang memiliki kontak erat dengan pasien. Penemuan kasus secara dini dapat mempercepat warga mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang sesuai, sekaligus menjadi bagian penting dalam mencegah penularan TBC di lingkungan keluarga dan masyarakat,” ungkap Titi.

Siti Nur Rahmah selaku Fasilitator Program LKC Dompet Dhuafa Jawa Tengah menjelaskan bahwa kegiatan investigasi kontak dilakukan sebagai upaya untuk memperluas jangkauan penemuan kasus TBC di masyarakat.

“Investigasi kontak menjadi langkah penting untuk menemukan kasus TBC sedini mungkin, terutama pada orang-orang yang memiliki kontak erat dengan pasien,” ujarnya.

Kepala Puskesmas Pejagoan, dr. Timbul Pranoto, M.Sc., turut menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang dilakukan bersama LKC Dompet Dhuafa Jawa Tengah dan kader TB.

“Kami sangat mendukung dan berterima kasih atas adanya kegiatan ini. Kolaborasi antara LKC DD Jateng, Puskesmas Pejagoan, dan kader TB diharapkan dapat terus diperkuat demi mewujudkan Kabupaten Kebumen Bebas TBC,” tuturnya.

Melalui kegiatan investigasi kontak ini, LKC Dompet Dhuafa bersama mitra kesehatan terus memperkuat upaya promotif dan preventif dalam pengendalian TBC. Dengan pendekatan langsung kepada masyarakat, diharapkan semakin banyak kasus dapat ditemukan lebih awal, mendapatkan penanganan yang tepat, serta membantu memutus rantai penularan TBC di lingkungan keluarga dan masyarakat.

Sumber: Titi Ngudiati

Oleh Budi S - 25 Sep 2026 - 00:00:00