• slide-background

    Anak Indonesia Sehat

Program Anak Indonesia Sehat (AIS) adalah sebuah program yang bertujuan untuk meningkatkan kesehatan anak-anak di Indonesia, khususnya mereka yang berusia Sekolah Dasar. Program ini mengedepankan beberapa kegiatan penting seperti menjaga kebersihan gigi dan mulut serta mencegah penyakit cacing.

Tujuan
1. Meningkatkan status kesehatan gigi dan mulut pada anak-anak usia Sekolah Dasar. Hal ini dilakukan dengan mengedukasi anak-anak tentang pentingnya menjaga kebersihan gigi dan mulut, seperti menyikat gigi secara teratur, menggunakan pasta gigi yang mengandung fluoride, serta melakukan kunjungan rutin ke dokter gigi. Dengan cara ini, diharapkan anak-anak dapat memiliki gigi dan mulut yang sehat, serta terhindar dari masalah kesehatan gigi yang serius.
 
2. Peningkatan status gizi anak-anak Sekolah Dasar melalui penguatan perilaku konsumsi buah dan sayur. Program AIS mendorong anak-anak untuk mengonsumsi buah dan sayur secara teratur, karena makanan ini kaya akan nutrisi yang penting bagi pertumbuhan dan perkembangan mereka. Dalam program ini, dilakukan kegiatan edukasi tentang manfaat buah dan sayur, serta cara menyajikan makanan yang menarik dan enak bagi anak-anak. Diharapkan dengan adanya program ini, anak-anak menjadi lebih sadar akan pentingnya gizi yang seimbang dan meningkatkan kebiasaan makan makanan bergizi.
 
3. Terbentuknya komunitas "sekolah sehat" yang peduli terhadap kesehatan gigi, mulut, dan gizi anak-anak Sekolah Dasar. Program AIS juga bertujuan untuk membentuk komunitas di sekolah yang berperan aktif dalam menjaga dan mempromosikan kesehatan anak-anak. Komunitas ini melibatkan guru, orang tua, tenaga medis, dan pihak terkait lainnya dalam memastikan kesehatan gigi, mulut, dan gizi anak-anak terjaga dengan baik. Dengan adanya komunitas "sekolah sehat," diharapkan tercipta lingkungan yang mendukung kesehatan anak-anak dan meningkatkan pemahaman akan pentingnya menjaga kesehatan.
 
Melalui program Anak Indonesia Sehat (AIS), diharapkan kesehatan gigi, mulut, dan gizi anak-anak Sekolah Dasar dapat terjaga dengan baik. Dengan adanya edukasi dan partisipasi aktif dari berbagai pihak terkait, diharapkan terbentuk pola hidup sehat pada anak-anak sejak dini, yang akan berdampak positif pada kesehatan mereka di masa depan.
 


 
blog-post-image
200 Penyandang Disabilitas dan Puluhan Anak Yatim Hadiri Acara Peduli Disabilitas LKC Dompet Dhuafa

Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa Jawa Timur (Jatim) melalui tim Respon Darurat Kesehatan (RDK) dan Advokasi bersama KAUJE (keluarga Alumni Universitas Jember) Madiun menggelar kegiatan bertajuk Peduli Disabilitas. Acara ini dihadiri oleh 244 peserta yang terdiri dari 200 penyandang disabilitas dan puluhan anak yatim. Adapun kegiatan berlangsung di Joglo Pitu, Jalan Tawang Bhakti 20, Tawangrejo, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun pada hari Minggu, 23 Maret 2025.

Oleh Budi S - 24 Maret 2025

blog-post-image
LKC Dompet Dhuafa Gelar FGD bersama Wakil Bupati Garut Bahas Program Bidan Untuk Negeri

Dalam rangka monitoring dan evaluasi program kesehatan di Kabupaten Garut, Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa Jawa Barat lakukan Focus Group Discussion (FGD) bersama dengan para stakeholder pemerintahan Kabupaten Garut pada hari Kamis, 13 Maret 2025.

Oleh Budi S - 22 Maret 2025

blog-post-image
LKC Dompet Dhuafa Gelar Kegiatan Rekan RDK Sebar Manfaat di Lokasi Resiko Berdampak Bencana

Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat saat menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadan 1446 H, Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa Jawa Tengah melalui tim Respon Darurat Kesehatan (RDK) gelar kegiatan Rekan RDK Sebar Manfaat (Relawan Kesehatan RDK Sehat Bareng Masyarakat & Umat) pada hari Kamis, tanggal 14 Maret 2025 di Rumah Sholeh binaan LAZ Gerak Sedekah Cilacap (GSC).

Oleh Budi S - 22 Maret 2025